Kemiskinan masih menjadi polemik bagi kota-kota besar yang jumlah penduduknya sangat banyak, kemiskinan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah angka pengangguran yang terus meningkat, tak terkendalinya laju pertumbuhan penduduk dan tidak meratanya distribusi pendapatan. Sejak tahun 2020, pemerintah sudah menggelontorkan banyak anggaran untuk merancang program jaring pengaman sosial selama pandemi Covid-19, dengan tujuan meringankan beban keluarga miskin dan rentan. Karena menurut Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik DKI Jakarta pada Maret 2020 jumlah penduduk miskin di Jakarta mencapai 480,86 ribu orang, dan terus bertambah hingga pada puncaknya pada Maret 2021 terdapat 501,92 ribu penduduk miskin di Jakarta. Pada data terbaru yang dikeluarkan BPS DKI Jakarta pada tahun 2022, angka penduduk miskin di Jakarta naik tipis ke 502,04 ribu orang atau 4,69 persen dari total penduduk Jakarta.*

Kemiskinan memang tidak bisa dihilangkan dalam waktu semalam atau dilakukan oleh satu pihak, karena ada banyak faktor penyebab dan juga indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan. Tetapi setiap usaha dengan niat membantu dan meringankan beban saudara kita haruslah diapresiasi, sekecil apapun bantuan tersebut bisa jadi menyambung nyawa oranglain, itulah salah satu niat baik dibentuknya Yayasan Rumah Berkat Bersama.

Rumah Berkat sebagai yayasan non-profit sudah kerap melakukan kegiatan sosial dengan target penerima bantuan adalah warga miskin di DKI Jakarta, seperti yang dilakukan pada hari Rabu (7/9), dimana Tim Rumah Berkat membagikan 50 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dll. Tim Rumah Berkat mengelilingi wilayah Jakarta Barat mulai dari Tambora, Tanjung Duren dan Kemanggisan, lalu ke Jakarta Pusat melalui Hayam Wuruk dan Kemayoran, dan berpindah ke daerah Jakarta Utara tepatnya di Pademangan dan Sunter Jaya.

Hari itu langit sedang mendung dan jalanan sibuk dengan aktivitas warga, ditengah kesibukan jalanan tersebut, saudara saudara kita yang menggantungkan hidupnya dijalanan sibuk meratapi nasibnya. Tim Rumah Berkat menemui 50 pejuang jalanan yang terdiri dari pemulung, pedagang asongan, pengamen, pengemis, penjual rujak keliling, pasukan oranye (PSSU) sampai penjual barang bekas. Penerima bantuan yang Tim Rumah Berkat temui mengaku sudah menjalani pekerjaan masing-masing selama bertahun-tahun dengan jam bekerja yang tidak mengenal siang malam, dan penghasilan setiap harinyapun tidak menentu, sebut saja Pak Asep seorang pemulung yang tinggal di daerah Pademangan, Jakarta Utara. “Udah setahunan mulung, dulu kerja tapi sekarang udah engga karena (penyakit) liver. Sehari-hari dapetnya gocap (50.000 rupiah)” ucapnya saat menerima paket sembako dari Rumah Berkat.

Sosok Pak Asep saat ditemui Rabu (7/9)

Saat mendapatkan bantuan paket sembako dari Rumah Berkat, para pejuang jalanan tidak bisa menutupi rasa bahagianya, senyuman ceria dan secercah semangat terlihat dari wajahnya, ungkapan terima kasih terdengar tanpa henti. Hati Tim Rumah Berkat terasa tercabik menyaksikan dan mengobrol singkat dengan para pejuang jalanan, betapa besarnya perjuangan mereka untuk mencukupi hidup di kota metropolitan ini.

Tim Rumah Berkat yakin jika kegiatan seperti ini dilakukan secara massif oleh banyak pihak, maka akan ada lebih banyak saudara kita yang tertolong, maka akan ada lebih banyak asa yang tersambung setiap harinya. Dengan tujuan tersebut, Rumah Berkat mengajak #SobatBerkat yang tergerak hatinya untuk bersama berdonasi online melalui Rumah Berkat dalam campaign “#MariBersama Jalankan Program Rumah Berkat!” di link berikut:

https://rumahberkat.com/campaigns/maribersama-jalankan-program-rumah-berkat

Hanya dengan berdonasi minimal 10.000, dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial bagi-bagi paket sembako. Nantinya, donasi yang #SobatBerkat berikan akan disalurkan pada para pejuang jalanan disekitar DKI Jakarta berupa paket sembako, dan Rumah Berkat akan memberikan laporan secara transparan alokasi penggunaan biaya donasi melalui fitur Kabar Terbaru sebagai bentuk pertanggungjawaban pada donatur. #SobatBerkat dapat berdonasi melalui website tanpa harus melakukan proses pendaftaran akun dengan pilihan metode pembayaran yang beragam, semakin mudah berdonasi bersama Rumah Berkat.

Yuk Jadi bagian dari program ini dengan berdonasi, untuk membantu pejuang jalanan melanjutkan hidup layak, donasi darimu sungguh kami nanti!

Sumber data:

*Badan Pusat Statistik DKI Jakarta. 15 Juli 2022. Angka Kemiskinan Jakarta Naik Tipis. Diakses pada 12 September 2022. Dari: https://jakarta.bps.go.id/backend/materi_ind/materiBrsInd-20220715115008.pdf